
UDS News – Program Studi Profesi Ners dan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr. Soebandi terus berupaya mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan. Setelah mengambil langkah yang mengejutkan di pertengahan tahun 2021 dengan Berubahnya status perguruan tinngi menjadi Universitas. Program Studi Profesi Ners dan Program Studi Ilmu Keperawatan menyelenggarakan kegiatan WORKSHOP REKONTRUKSI KURIKULUM pada tanggal 18-19 Juni 2022 dengan menghadirkan pemateri dari AIPNI yaitu ibu Fitri Arofiati, S.Kep., Ns.,MAN., Ph.d, dan dihadiri oleh Ketua Yayasan Ns.Lulut Sasmito, S.Kep., M.Kes dan Rektor Universitas dr. Soebandi Jember Drs. Said Mardijanto, S.Kep., Ns., MM. Pemaparan materi tentang Pengembangan dan rekontruksi Kurikulum Pendidikan Keperawatan. Proses penyempurnaan tersebut diantaranya berupa penyesuaian profil lulusan dan capaian pembelajaran, serta penyusunan kelengkapan perangkat kurikulum.
Serangkaian kegiatan ini untuk melakukan penataan ulang kurikulum baik dari kelompok mata kuliah dasar, klinik dan keterampilan. Termasuk diantaranya adalah terkait pendataan tentang proses pembelajaran secara khusus mengenai perkuliahan, beban aktual mahasiswa dan dosen maupun metode pembelajaran yang menyiratkan perlunya pengembangan dan penyesuaian kurikulum yang sedang berjalan. Pengembangan yang dimaksud adalah terkait model kurikulum, proses pendidikan dan komponen penilaian yang harus dipilih dan dikembangkan, serta pengusulan penentuan intake mahasiswa yang sesuai dengan karakteristik proses pendidikan program studi dan infrastruktur penunjang.
Tujuan dan manfaat dari workshop ini adalah agar dapat memfasilitasi upaya perkembangan kurikulum pendidikan Program Studi Profesi Ners dan Program Studi Ilmu Keperawatan serta mempermudah proses belajar mengajar, evaluasi dan monitoring bagi dosen di lingkungan akademik. Dengan adanya workshop rekontruksi ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan proses belajar di masa sekarang dengan melibatkan partisipasi aktif dari dosen-dosen, mengembangkan kurikulum pendidikan serta meningkatkan kualitas materi pendidik.


