Setelah COVID-19 dinaikkan statusnya oleh World Health Organization (WHO) menjadi pandemi, maka membuat kita semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. COVID-19 adalah penyakit akibat suatu Corona virus baru yang dapat menyebabkan gejala ringan seperti pilek, sakit tenggorokan, demam, dan batuk. Bagi beberapa orang gejalanya bisa lebih parah dan menimbulkan radang paru-paru (pneumonia), bahkan menyebabkan kematian. Orang berusia lanjut yang memiliki kondisi medis seperti diabetes dan penyakit jantung lebih beresiko mengalami gejala yang berat (Kemenkes RI, 2020).
Hidup bersih dan sehat masyarakat terus ditingkatkan dimasa pandemi covid-19 ini, terlebih disosialisasikannya protokol kesehatan melalui gerakan lima M (Menggunakan masker dengan benar, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer, Menjaga jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi mobilitas). Menjaga kebersihan juga dapat berdampak pada kesehatan tubuh, mengingat segala aktivitas kegiatan masyarakat pastilah menggunakan tangan (Lubis, A. W., & Maulina, 2020).
Oleh karena itu disaat pandemi seperti ini, kebutuhan handsanitizer dan sabun cuci tangan meningkat tajam. Pada kegiatan pengabdian ini pengusul bersama kelompok KKN 185 10 mahasiswa yang diketuai oleh Rizal ahmad Aditama dkk terdiri dari Universitas Jember, Universitas Muhamadiyah Jember dan Univeristas dr Soebandi Jember yang bertempatkan di desa Kalisat Kecamatan Kalisat pada tanggal 20 Agustus melakukan penyuluhan mengenai Covid-19 dan pencegahannya serta melakukan kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan dan handsanitizer kepada ibu ibu pengajian di musholla Rw 05 Desa Kalisat.
Metode yang dipakai dalam kegiatan pengabdian kali ini ada 3 tahap, yaitu :
1. Tahap persiapan
- Melakukan koordinasi dengan ketua RW di Desa Kalisat mengenai teknis pelaksanaan. Sebelum melakukan kegiatan kami melakukan koordinasi dengan panitia pelaksana untuk membahas kegiatan pelaksanaan secara teknis.
- Menyiapkan rundown, materi, dan kegiatan pelatihan.
- Menyiapkan lokasi kegiatan di Musholla rw 5 Desa Kalisat Kecamatan Kalisat.
2. Tahap Pelaksanaan
Kegiatan Kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, 20 Agustus 2022. Bentuk kegiatan yaitu pemberian materi dalam bentuk presentasi. Pemberian materi ini terdapat beberapa pengenalan materi yaitu :
- Penyebaran virus Covid-19
- Pelatihan pembuatan sabun dan hand sanitizer Gambar
- Pemaparan Materi Tentang Penyebaran Virus Covid-19
3. Tahap monitoring dan evaluasi Evaluasi kegiatan pelatihan pembuatan sabun dan handsanitizer dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2022, dengan cara pembinaan dari pemateri dan demo yang dilakukan oleh mahasiswa.
Kegiatan ini diawali dengan pengajian oleh ibu ibu di musholla yang bertempat di Rw 05 Desa Kalisat Jember, ibu DPL dan mahasiswa ikut serta dalam acara pengajian. Kemudian dilanjutkan dengan pengisian materi tentang Covid-19 dan cara pencegahannya oleh ketua pengusul sebagai pemateri. Mahasiswa juga diminta membantu pelatihan pembuatan sabun dan handsanitizer. Dipilih 2 orang untuk mempraktikkan pembuatan dan mahasiswa lainnya membagikan print out cara pembuatan kepada ibu ibu pengajian. Dengan penjelasan yang kami berikan diharapkan ibu ibu pengajian dapat memahami maksud materi yang diberikan oleh tim. Dan juga dengan diharapkan bisa membantu masyarakat Lingkungan desa kalisat dalam mensosialisasikan warganya untuk “tidak abai” dalam menghadapi penyebaran virus Covid -19. Selain kesehatan jasmani yang diperhatikan, kesehatan psikologi atau jiwa juga perlu diperhatikan. Kesehatan psikologi bisa saja terganggu misalnya stress berlebihan.
Setelah mahasiswa selesai melakukan pelatihan selanjutnya tim kelompok membagikan souvenir kepada ibu ibu yaitu sabun dan handsanitizer yang telah dibuat sendiri oleh kelompok. Kami juga berharap bisa membantu desa kalisat dengan mempraktikan cara pembuatan sabun dan handsanitizer agar ibu ibu pengajian bisa memproduksi sendiri dirumah dengan bahan bahan yang telah disesuaikan.

DAFTAR PUSTAKA
- Basuki, Sulistyo. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sast
- Kemenkes RI. (2020). Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (COVID-19), Jakarta:
- Kemkes.go.id, covid19.go.id data covid 2022
- Kemkes. RI. 2020. Cuci Tangan Kunci Bunuh Virus Covid-19. Jakarta
- Hakim M.S., 2014. Penyuluhan Dan Praktik Pembuatan Sabun Cuci Piring Cair. Seri Pengabdian Masyarakat 2014. ISSN : 2089-3086.SNI, 2017. SNI 2588-2017. Standar Mutu Sabun Cair Pembersih Tangan, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta
- SNI, 2017. SNI 2588-2017. Standar Mutu Sabun Cair Pembersih Tangan, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta
- WHO. (2010). Guide to local production: WHO-recommended handrub formulations. Retrieved November 9, 2021, from who.int: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-IER-PSP-2010.5
