
Dosen keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr.Soebandi, Ns. Rida Darotin, S. Kep., M. Kep. Dan Ns. Hendra Dwi Cahyono, S. Kep., M. Kep; melaksanakan pengabdian masyarakat dengan tema “Peningkatan pengetahuan dan Keterampilan warga masyarakat dalam Penanganan Pertama Korban Luka Bakar” pada Hari Minggu, 21 Agustus 2022 di kediaman salah satu warga di Wilayah RW VI, Kelurahan Cangkring, kecamatan Patrang Kabupaten Jember.
Kegiatan pengabdian masyarakat dari Universitas dr.Soebandi merupakan salah satu kegiatan tri dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan selain pengajaran dan penelitian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat terselenggara dengan baik berkat kerja sama dengan Pihak RT, RW, dan juga mahasiswa alih jenjang program studi Ilmu keperawatan.
Luka Bakar merupakan suatu kondisi cedera yang dapat terjadi pada bagian luar sampai dalam yang disebabkan oleh panas, listrik, zat kimia, gesekan atau radiasi. Luka bakar sering dialami oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari, misalnya seperti memasak, berkendara, menyetrika, dan lainnya. Namun dalam penanganan luka bakar, sering sekali masyarakat menggunakan pasta gigi atau zat-zat kimia tertentu untuk mengurangi rasa nyeri tersebut.
Menurut Rida Darotin kegiatan ini merupakan upaya untuk tinndakan pertolongan pertama pada kasus luka bakar yang sering terjadi dalam ruang lingkup rumah tangga, misalnya terkena cipratan air panas ataupun minyak panas yang yang sering dialami ibu rumah tangga saat memasak di dapur. Tindakan ini bisa dilakukan untuk luka bakar derajat 1 yang hanya mengenai lapisan epidermis, apabila sampai derajar 2 ataupun luka bakar lebih dari 30% maka harus segera dirujuk ke fasilitas kesehatan ataupun Rumah Sakit terdekat. Untuk menentukan 1% luka bakar maka dapat menggunakan telapak tangan korban.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan pemberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi yang dilengkapi dengan media leaflet, flipchart dan audiovisual, serta mempraktekkan bagaimana cara penanganan dini yang tepat pada orang dengan luka bakar.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 30 Warga yang terdiri dari perwakilan masing masing RT. Seluruh peserta nampak sangat antusias dan aktif dalam mengikuti jalannya kegiatan yang berlangsung sekitar 90 menit. Besar harapan Kami “setelah dilaksanakan kegiatan ini, warga dapat memberikan penangnanan luka bakar dengan tepat, tidak lagi dengan menggunakan pasta gigi, atau bahkan dengan zat kimia lainnya yang dapat memperburuk kondisi luka bakar. Selain itu juga warga dihimbau untuk saling membantu dan memberikan informasi terkait hasil dari pengabdian masyarakat ini.

